Thursday, February 5, 2015

Quitting Mayo Diet

        *Modifikasi Diet Mayo versi aku*

         *Gak sulit kok ya menunya*

Pasti pernah denger Diet Mayo atau Diet 13 hari kan? So, aku tertarik ikut karena katanya ini seperti detox tubuh. Rulesnya No Rice, No Ice, and yang paling sulit No Salt. Ada beberapa panduan menu. Tapi sekarang udah gak saklek lagi, jadi menunya bisa dimodifikasi sendiri lagi. Oke, I set the date, and start! 

Hari 1. 
Sarapan teh manis segelas. Aku sih oke aja, karena udah biasa juga cuma sarapan teh. *jangan ditiru*
Siangnya makan bayam bening dan omelet tomat. Rasanyaaa jangan tanya! Gak ada lagi nikmatnya makanan tanpa garam. Oh oh oh, gawat. 
Malamnya makan daging bumbu, yang hambar dan salad lemon. Surprisingly, saladnya enaaaak. Aku jadi semangat makan, daripada makan dagingnya. So, Alhamdulillah hari pertama lewat tanpa drama. Eeeeh, malamnya papap Agi ngajak ke McD dan mereka makan di sana. Aku? Nahan godaan sepanjang malam liat ayam montok itu. Hhh, cobaan.

            *not so tempting lunch*

      *dinner en saladnya beneran enak*

Hari 2. 
Pagi kelupaan minum teh sampai jam 9, jadi aku sarapan baru jam 9 pagi. Tanda-tanda gak baik nih, karena sarapan kan harus jam 7 pagi. Siangnya aku makan sup ikan kakap, yang lagi-lagi hambar, dan salad. Saladnya OMG, enak banget! Aku masukin buah pir dingin, campur selada dan wortel, trus diperesin lemon. Enaknyaaaa, segerrrr! Tapi supnya jangan tanya, aku makannya kayak hidup segan mati tak mau. 

   *rasanya tidak seindah penampilannya*

      *OMF(food)G! Ini enak kali lah!*

Selesai makan, aku browsing lagi tentang Diet Mayo ini, nyari-nyari info tentang yang gagal diet mayo. Eh, ketemu beberapa link yang bilang Diet Mayo itu sebenarnya gak boleh, dan banyak dokter yang gak anjurkan. Sebenarnya Mayo sendiri gak pernah bikin panduan diet dengan menu tertentu seperti yang selama ini beredar. Tapi memang dia ada bikin buku panduan diet yang isinya tentang what to eat, what's not to eat plus how to eat the quality food, bukan susunan menu. Aku jadi gak yakin ama diet ini. Semakin banyak aku browsing, makin terbukalah pikiran. 

Then..I quit, suddenly. 
 
Yeah, no rice and no ice memang bagus, tapi no salt, aku gak sanggup. Plus ternyata ini diet gak sehat. Bahkan ada satu ahli kesehatan yang bilang diet ini mengerikan dan hanya tren sesaat. Ah, untung belum terlalu jauh menyiksa diri. 

Sorenya, aku jalan ama Agi dan papap. Agi pesen ice cream kelapa, dan aku cobain. Damn, it is soooo goood. Baru terasa betapa beruntungnya punya taste bud dan merasakan nikmatnya makanan. 

    *es kelapa untuk membatalkan diet   mayo secara resmi. Oke*

Soooo, that's it. Mungkin ini perjalan diet mayo tersingkat yang pernah ada dalam sejarah perdietan. Tapi aku tetap mau makan dengan menu di atas, tanpa nasi dan gak minum es. Let's see. Kalo memang bikin berat badan turun juga, ngapain nyiksa diri makan tanpa garam. Jadi, malamnya aku masih makan sesuai menu, dengan porsi yang jauh lebih sedikit, tapi rasanya jauh lebih enak. 

        *makan malam berasa*

Memang nikmat bisa makan enak itu adalah nikmat tiada tara. 

Btw, ada loh kateringan spesial diet mayo ini, katanya sih enak. Penampilannya aja menggiurkan banget. So bisa jadi pilihan kalo memang tetap mau ikut diet Mayo ini. Tapi kalo menurut aku sih, cukup stop makan nasi, workout, dan makan malam di bawah jam 7 malam, udah cukup buat menjaga berat badan biar gak naik terus kayak roket. 

         *salah satu katering diet mayo*

Good luck! 

2 comments:

yunike ayu said...

yauh kok udah berhenti sis? huhhuhuh

yunike ayu said...

yauh kok udah seleseee huhhuhuh